Nisshin, Aktualita.co —Nama Hasan Nawaz semakin mendapat perhatian di dunia kriket internasional. Pemukul muda Pakistan itu muncul sebagai salah satu wajah generasi baru tim nasional setelah mencatat sejumlah penampilan impresif, termasuk memecahkan rekor di level T20 International (T20I).
Hasan kembali menjadi sorotan ketika memperkuat Pakistan pada cabang kriket putra Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Kehadirannya menambah kekuatan lini batting Pakistan yang dihuni sejumlah pemain berkarakter menyerang.
Perjalanan Hasan menuju tim nasional terbilang menarik. Ia tidak langsung tumbuh melalui jalur akademi elite, melainkan melewati proses panjang dari permainan kriket sederhana hingga akhirnya menembus kompetisi profesional Pakistan.
Siapa Hasan Nawaz?
Hasan Nawaz merupakan kriketer asal Pakistan yang lahir pada 21 Agustus 2002. Ia dikenal sebagai pemukul tangan kanan dengan gaya bermain agresif dan kemampuan menghasilkan run dalam waktu relatif singkat.
Hasan juga dapat melakukan bowling medium-fast dengan tangan kanan, meskipun peran utamanya tetap berada di sektor batting.
Namanya mulai semakin dikenal setelah tampil dalam kompetisi domestik Pakistan dan Pakistan Super League (PSL). Penampilannya yang agresif kemudian membuka jalan menuju tim nasional.
Karakter permainan Hasan cukup sesuai dengan perkembangan kriket modern, terutama format T20 yang menuntut pemukul berani mengambil risiko dan mampu mencetak boundary sejak awal innings.
Berawal dari Kriket Tape-Ball
Perjalanan Hasan Nawaz tidak dimulai dari fasilitas latihan lengkap. Ia tumbuh dengan memainkan tape-ball cricket, salah satu bentuk kriket populer di Pakistan yang menggunakan bola tenis berlapis selotip.
Permainan tersebut menjadi tempat banyak pemain Pakistan mengembangkan refleks, keberanian memukul, dan kemampuan menghadapi bola dengan kecepatan tinggi.
Hasan kemudian mulai menekuni kriket secara lebih serius di Islamabad. Perlahan, ia masuk ke kompetisi usia muda dan kriket domestik.
Namanya mulai menarik perhatian setelah tampil dalam Kashmir Premier League pada 2022. Setelah itu, Hasan mendapatkan lebih banyak kesempatan di level domestik hingga tampil di Pakistan Super League.
Pada PSL 2025, Hasan memperlihatkan kemampuan batting yang semakin matang. Ia mampu mengumpulkan ratusan run sepanjang turnamen dan mencetak century, membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu pemukul muda potensial Pakistan.
Debut T20I Tidak Berjalan Mulus
Hasan Nawaz menjalani debut internasional T20 bersama Pakistan saat menghadapi Selandia Baru di Christchurch pada 16 Maret 2025.
Namun, awal karier internasionalnya jauh dari kata sempurna.
Dalam dua innings pertamanya, Hasan gagal mencetak run. Dua kali ia harus meninggalkan lapangan dengan skor nol.
Situasi tersebut sempat menimbulkan tekanan besar karena ekspektasi terhadap pemain muda Pakistan selalu tinggi. Namun Hasan tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan jawaban.
Hanya beberapa hari kemudian, ia menciptakan salah satu innings paling berkesan dalam sejarah T20I Pakistan.
Pecahkan Rekor Century T20I Pakistan
Momentum besar Hasan datang saat Pakistan menghadapi Selandia Baru dalam T20I ketiga di Auckland pada 21 Maret 2025.
Hasan tampil luar biasa dengan mencetak 105 run tanpa tersingkir dari hanya 45 bola.
Ia mencapai century hanya dalam 44 bola. Catatan tersebut membuat Hasan mencetak century T20I tercepat yang pernah dibuat seorang pemukul Pakistan pada saat itu.
Penampilan tersebut terasa semakin istimewa karena Pakistan tengah mengejar target besar 205 run.
Hasan tampil tanpa banyak keraguan. Ia menyerang bowler Selandia Baru sejak awal dan membantu Pakistan menyelesaikan pengejaran target hanya dalam 16 over.
Setelah pertandingan, Hasan mengungkapkan dukungan dari rekan satu tim dan kapten menjadi salah satu faktor yang membuatnya mampu bangkit setelah dua pertandingan pertama yang mengecewakan.
“Saya mendapat begitu banyak dukungan dan sangat berterima kasih kepada kapten saya,” ujar Hasan setelah pertandingan.
Century tersebut langsung mengubah perjalanan awal kariernya di tim nasional. Dari pemain yang belum mampu mencetak satu run dalam dua pertandingan pertama, Hasan tiba-tiba menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan dalam kriket Pakistan.
Tampil Bersama Pakistan di Asian Games 2026
Perkembangan karier Hasan kemudian berlanjut hingga Asian Games 2026 di Jepang.
Ia masuk dalam skuad kriket putra Pakistan yang tampil di Aichi-Nagoya. Hasan menjadi bagian dari lini batting Pakistan bersama sejumlah pemain yang lebih berpengalaman.
Salah satu penampilan pentingnya terjadi ketika Pakistan menghadapi Bangladesh di semifinal.
Bangladesh lebih dahulu mencatatkan 111 run dengan kehilangan tujuh wicket dalam pertandingan yang dimainkan selama 13 over akibat kondisi cuaca.
Pakistan sempat berada dalam tekanan setelah kehilangan empat wicket ketika baru mengumpulkan 53 run.
Hasan kemudian membangun partnership penting bersama Abdul Samad.
Keduanya mampu menjaga momentum Pakistan sekaligus mempercepat perolehan run pada fase akhir pertandingan.
Hasan menutup pertandingan dengan 27 run tanpa tersingkir dari 22 bola. Ia menghasilkan dua four dan dua six.
Abdul Samad turut memberikan kontribusi dengan mencatatkan 30 run dari hanya 15 bola.
Pakistan akhirnya mencapai target 112 run dengan kehilangan empat wicket dalam 11,3 over dan memastikan kemenangan enam wicket atas Bangladesh.
Hasil tersebut membawa Pakistan melaju ke pertandingan perebutan medali emas.
Gaya Bermain Hasan Nawaz
Salah satu keunggulan Hasan adalah keberaniannya memainkan pukulan agresif.
Dalam format T20, kemampuan tersebut sangat penting karena setiap pemukul dituntut menghasilkan run sebanyak mungkin dengan jumlah bola yang terbatas.
Hasan dikenal mampu meningkatkan tempo permainan, mencari celah di lapangan, serta menghasilkan four dan six ketika tim membutuhkan percepatan run.
Namun, gaya agresif juga memiliki risiko. Pemukul dengan karakter seperti Hasan perlu menjaga konsistensi agar tidak kehilangan wicket terlalu cepat saat mencoba menyerang.
Pengalaman di level internasional, PSL, dan berbagai turnamen besar menjadi bagian penting dalam proses perkembangan tersebut.
Wajah Baru Kriket Pakistan
Kemunculan Hasan Nawaz berlangsung ketika Pakistan terus mencari generasi baru untuk memperkuat tim dalam format white-ball.
Pakistan memiliki sejarah panjang menghasilkan pemain berbakat dengan karakter menyerang. Hasan kini menjadi salah satu nama muda yang berusaha melanjutkan tradisi tersebut.
Perjalanan kariernya menunjukkan betapa cepat keadaan dapat berubah dalam olahraga.
Hasan mengawali dua pertandingan internasional pertamanya tanpa mencetak satu run. Namun hanya beberapa hari kemudian, ia justru mencatat century tercepat Pakistan di T20I pada saat itu.
Kini, setelah merasakan kompetisi domestik, Pakistan Super League, ODI, T20I hingga Asian Games, Hasan Nawaz menjadi salah satu pemain muda Pakistan yang terus mendapat perhatian.
Konsistensi akan menjadi tantangan berikutnya. Namun dengan kemampuan power-hitting dan pengalaman yang terus bertambah, Hasan memiliki peluang untuk memainkan peran lebih besar dalam masa depan kriket Pakistan.
Source: www.bing.com



